Sabtu, 21 Mei 2016
Apa Kabar Akuisisi Saham Newmont?
bulan lalu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) tiba-tiba jadi primadona di bursa saham. Hanya dalam waktu beberapa hari saja, saham perusahaan yang bergelut di bidang minyak dan gas itu mampu mencetak return hingga puluhan persen. Penyebab utamanya, tak lepas dari aksi spekulasi para pelaku pasar yang ingin mendulang keuntungan terkait rencana Arifin Panigoro mengakuisisi saham PT Newmont Nusa Tenggara.
Label:
OPINI
Kamis, 19 Mei 2016
Waspadai Pembalikan Modal
Setelah sempat tenang beberapa bulan, kini ekonomi dunia terutama negara berkembang kembali menghadapi cobaan berat dari negara adidaya, Amerika Serikat (AS). Negara paman sam itu rencananya ingin kembali menaikan suku bunga acuannya pada bulan Juni nanti karena kondisi ekonominya yang sudah mulai pulih.
Signal pulihnya perekonomian AS ini bisa dilihat dari beberapa indikator seperti kondisi pasar tenaga kerja yang mulai beranjak membaik dan target inflasi 2% yang diyakini akan tercapai. Selain itu, kondisi pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal II juga diperkirakan akan jauh lebih baik di banding kuartal I lalu yang datanya cukup mengecewakan yaitu hanya mampu tumbuh 0,5%.
Label:
OPINI
Rabu, 18 Mei 2016
Ada Apa?
Pekan lalu saya sempat bertemu teman yang sedang mengalami gundah gulana. Sebut saja namanya, Ade, dia lulusan perguruan tinggi swasta di wilayah jakarta selatan. Dia mengaku bingung dengan kondisi pemerintah saat ini. "Sebenarnya fokus Pemerintah saat ini itu apa? kok situasinya kian memprihatinkan," kata dia dengan tubuh lemas.
Label:
DIARY
Selasa, 17 Mei 2016
Warren Buffet Beli Saham Apple US$ 1 Miliar
Warren Buffet lewat perusahaan investasinya Berkshire Hathaway kembali mengejutkan jagat investasi. Setelah pada beberapa waktu lalu dia dikabarkan ikut menawar saham Yahoo bersama Dan Gilbert pendiri Quicken Loans Inc, kini orang paling kaya nomor dua di dunia ini dikabarkan telah membeli 9,8 juta saham Apple senilai US$ 1 miliar pada kuartal I 2016.
Buffet sebelumnya dikenal sebagai value investor yang anti saham-saham teknologi. Alasanya sederhana, Bagi dia hal yang paling penting dalam investasi adalah harus memahami bisnisnya, dan dia mengaku kurang mengerti terhadap saham-saham yang berbasis teknologi. Buffet lebih suka membeli saham yang memang telah dia kenal dengan baik. Coca Cola misalnya, dia terus menyimpannya hingga kini.
Label:
NEWS
Sabtu, 14 Mei 2016
Warren Buffet Ikut Tawar Yahoo
Sumber: http://www.telegraph.co.uk/ |
Buffet tidak sendiri, dalam konsorsioum tersebut juga terdapat Dan Gilbert pendiri Quicken Loans Inc. Sayangnya, seperti dilansir dari Bloomberg, ketika dimintai konfirmasi baik dari Buffet, Gilbert, dan pihak Yahoo belum merespon.
Label:
NEWS
Langganan:
Postingan (Atom)